STAI Cendekia Insani berpartisipasi di Workhshop APS 4.0

STAI Cendekia Insani berpartisipasi di Workhshop APS 4.0

Koordinasi Perguruan Tinggi Agama Islam (Kopertais) Wilayah IV Surabaya menggelar Workshop Penerapan Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 di Hotel Sinar Sidoarjo, pada hari Rabu 23 – Jumat 25 Oktober 2019.
Lukman Nul Hakim, Selaku Ketua Tim Akreditasi STAICI mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 50 Peserta di lingkungan Kopertais Wilayah IV Surabaya, sedangkan pembukaan acara dipimpin Tim Ahli Kopertais Wilayah IV Ahmad Fauzi, M.Pd.
Dalam sambutannya, Ahmad Fauzi mengatakan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) telah menerapkan IAPS 4.0 yang berlaku bagi seluruh program studi di Indonesia sejak 1 April 2019.
Penyusunan borang akreditasi program studi akan menggunakan sembilan standar yang sebelumnya berlaku tujuh standar.
Ahmad Fauzi juga menyampaikan perlunya memperbarui dan mengadaptasi peraturan baru terkait akreditasi program studi yang dikeluarkan oleh BAN PT.
Untuk itu program studi di lingkungan Kopertais Wilayah IV wajib meningkatkan diri sesuai yang disyaratkan Dikti.
Sementara itu, Asesor BAN PT, Dr. Suparto, S.Ag, M.Ed selaku pemateri LKPS 4.0 dan LED mengatakan perubahan Instrumen Akreditasi Prodi menjadi versi 4.0 mengharuskan Perguruan Tinggi membuat Laporan Kinerja Program Studi (LKPD) dan Laporan Evaluasi Diri (LED).
Instrumen baru ini berbeda dalam hal bobot penilaian. Komponen penting Evaluasi Diri yang semula hanya berbobot 10% pada IAPS 4.0 ini bobotnya menjadi 48%. Pengisian Borang APS disederhanakan dan berbasis Output dan Outcome.
BAN-PT telah mengatur inplementasi instrumen dalam sembilan kriteria sejalan dengan Peraturan BAN-PT nomor 2 tahun 2019 tentang Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0 yang berorientasi padaoutput dan outcome .
Ada dua bagian laporan yg harus disiapkan dan dikirimkan, yaitu Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri Program Studi (LEDPS)