Situbondo, 23 Januari 2024 – Setelah dua bulan penuh dedikasi dan inovasi, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diorganisir oleh STAI Cendekia Insani Situbondo telah resmi berakhir. Program KKN ABCD yang dimulai sejak 23 November 2023, telah mencapai puncaknya pada tanggal 23 Januari 2024, menandai penutupan serangkaian kegiatan yang telah memberikan dampak positif di berbagai desa di Jawa Timur.

KKN ini terbagi dalam lima posko yang tersebar di beberapa desa, yaitu Posko 1 di Probolinggo, Posko 2 di Desa Rajekwesi, Posko 3 di Desa Sliwung, Posko 4 di Desa Kumbngsari, dan Posko 5 di Desa Bantal. Setiap posko telah berhasil mengimplementasikan program yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan serta memanfaatkan aset komunitas desa setempat.

Kesuksesan KKN STAI Cendekia Insani Situbondo tidak hanya terukur dari hasil yang dicapai di masing-masing desa, tetapi juga dari pengalaman berharga yang diperoleh oleh para mahasiswa. Kegiatan ini telah menjadi wadah bagi mereka untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus dalam situasi nyata dan untuk berkontribusi secara aktif dalam pembangunan masyarakat.

Kegiatan KKN STAI Cendekia Insani Situbondo tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menginspirasi perubahan dan pertumbuhan di setiap desa. Inisiatif yang diambil oleh mahasiswa menunjukkan betapa pentingnya penerapan teori yang didapatkan di bangku kuliah dalam kehidupan nyata. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat setempat, program ini menjadi contoh nyata dari sinergi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Selain dampak langsung pada masyarakat desa, program ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mereka mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi dengan situasi yang berbeda. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan akademis mereka tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi individu yang lebih bertanggung jawab dan peka terhadap isu-isu sosial.

Dalam upacara penutupan, perwakilan dari STAI Cendekia Insani, pemerintah setempat, dan tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi mereka atas kontribusi mahasiswa. Mereka menekankan pentingnya program semacam ini dalam mengembangkan keterampilan mahasiswa sekaligus membantu masyarakat. Diharapkan, pengalaman ini akan menjadi pemicu bagi mahasiswa untuk terus berkontribusi terhadap masyarakat, bahkan setelah mereka menyelesaikan studi.

KKN STAI Cendekia Insani Situbondo telah menjadi contoh yang luar biasa tentang bagaimana pendidikan, hokum dan komunikasi sesuai dengan tiga prodi di STAI Cendekia Insani dapat diintegrasikan dengan kebutuhan masyarakat. Program ini tidak hanya berhasil menciptakan dampak positif di masyarakat tetapi juga mendidik generasi muda untuk menjadi agen perubahan sosial. Kedepannya, diharapkan program serupa dapat terus diadakan untuk menjaga momentum pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan penutupan KKN ini, diharapkan semangat kolaborasi dan pemberdayaan yang telah dibangun akan terus berlanjut dan membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di desa-desa tersebut.

 

*Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan